Sabtu, 22 Oktober 2016
Teman sejati
Ada yang bertanya, teman sejati itu seperti apa sih? Apa teman yang ada di samping kita di saat senang dan susah? Atau teman yang kerap dipinjami uang ketika kita membutuhkan? Atau teman yang selalu mau diajak nonton? Atau teman yang mau dengerin curhatan ketika kita sedang labil?
Atau tetangga sebelah rumah yang bisa ditebengin mobil atau motornya?
Banyak ya sebenernya kalau mau diurai lebih jauh. Tapi bagi saya teman sejati itu seperti ini yang dikutip dari bang Tere Liye,
“ Teman sejati itu tidak peduli kita ini anak siapa, dari keluarga apa, tidak peduli kita ini kaya atau miskin, pintar atau bodoh. Dan yang lebih penting lagi, tidak peduli kita ini lagi susah atau sedang menang undiansabun colek berhadiah 10 milyar. Teman sejati tidak peduli itu semua.
Yang dia peduli, teman sejati selalu ada, selalu menemani, selalu menasehati, selalu meningatkan kebaikan, mengajak meninggalkan hal hal buruk dan sia-sia, dan bersama-sama terus memperbaiki diri”
Teman saya banyak loh. Ada temen SD, temen SMP, temen SMU, temen kuliah S1, temen kuliah S2, temen kantor di PT. A, PT.B, PT.C dll. Ada juga temen bolang dari couchsurfing, temen bolang dari backpacker jakarta, temen bolang dari backpacker dunia, temen kursus bahasa inggris, temen kursus jepang Tapiii... temen sejati saya sedikit dan bisa dihitung pake jari. Mereka mereka ini yang selalu ada dikala saya susah, senang dan ada dikala saya travelling.
Memang, susah banget nyari teman sejati. Banyak yang bertemen dengan kita bukan karena apa adanya, tapi karena ada apanya. Mungkin karena kita populer, berprestasi, lulusan S2 atau karena kita jago matematika atau gape di bahasa Inggris. Banyak sekali motifnya berteman.
Maka ketika mencari teman sejati, carilah yang ada di samping kita ketika kita susah. Simpel kan? Kalo dikala kita susah ajah mereka mandampingi, apalagi ketika kita senang kan?
Coba direnungi lebih dalam yuk.
Jodoh
Topik ini adalah topik yang
paling menarik ya, karena kita nggak pernah tahu kita akan berjodoh dengan
siapa. Itu rahasia Allah S.W.T
Bahkan banyak orang yang kadang
pergi ke toko buku dan langsung tertarik kalo ada buku yang membahas mengenai
jodoh, bagaimana mendapat jodoh yang baik, apakah dia jodohkua atau bukan atau
apalah. Cieeehhh... langsung ngumpet ke rak belakang dan baca buku ini
diem-diem. Seakan takut di ceng in kalo ketauan temen baca buku mengenai jodoh
ini. Pengalaman pribadi hahaha.
Saya suka beberapa kutipan dari
Tere Liye, penulis Novel terkenal seperti Hujan dll.
Ini adalah salah satu kutipan
yang paling saya suka karena paling jleb loh ke hati
“ Jangan berkecil hati jika
teman-teman kita sudah menikah semua, kita belum-belum juga. Teruslah
memperbaiki diri, diniatkan sungguh-sunggu, berdoa agar diberikan yang terbaik.
Tenang saja, yang terbaik selalu
disimpan paling belakangan. Lihat saja di film-film, jagoan selalu muncul
paling akhir. Mungkin jodoh kita juga demikian”
Itu benar teman. Lebih baik kita
memperbaiki diri ketimbang galau nggak karuan, kan malu ya sama umur. Udah tua
tapi masih ajah galau. Hehehe pisss.
Jadi gak usah galau ya teman kalo
ternyata belum berjodoh dengan lelaki baik hati dan tidak sombong. Kita bisa
apa kalau Allah S.W.T belum menunjukkan jodoh kita? Itu kan pertanda Allah
S.W.T sayang banget sama kita, mungkin kita sedang dikasih kesempatan untuk
memperbaiki diri dulu sebelum dipertemukan dengan jodoh kita nanti. Keep
positive thinking ajah deh sekarang. Kalo kita udah keren (polllll dalam memperbaiki
dirinya), jodoh pasti mendekat. Aaaamiiinnn....
Rasanya jadi pemenang undian Anlene Banyak Gerak banyak menang
22 Okt 2016
Jadi pemenang undian itu rasanya bangga yaaak. Itu pasti. Baru dapat telepon dari perwakilan PT. Fonterra Brand bahwa hadiah HP Samsungnya akan segera dikirim. Yeayy dikasih HP euy.
Well, jarang sih gw ikut undian terus menang kaya gini hahaha. Makanya kaget pas liat pengumuman di tabloid Nova bahwa nama gw masuk sebagai salah satu pemenang promo Anlene Banyak Gerak Banyak Menang.
Well, semua harus disyukuri bukan?
Alhamdulillah ya Allah :)
Jadi pemenang undian itu rasanya bangga yaaak. Itu pasti. Baru dapat telepon dari perwakilan PT. Fonterra Brand bahwa hadiah HP Samsungnya akan segera dikirim. Yeayy dikasih HP euy.
Well, jarang sih gw ikut undian terus menang kaya gini hahaha. Makanya kaget pas liat pengumuman di tabloid Nova bahwa nama gw masuk sebagai salah satu pemenang promo Anlene Banyak Gerak Banyak Menang.
Well, semua harus disyukuri bukan?
Alhamdulillah ya Allah :)
Lazy saturday
22 Okt 2016
I dont have a plan yet this Saturday. Want to go out but i guess my body will not allow me. This week, I had been to 2 place to training and visit customer in Sentul and Bogor.
So I guess i will stay at home, in front of laptop and start to write the blog. Its like a diary for me but you guys can read it :)
Happy lazy weekend. But i guess tomorrow i will go to watch German Film festival :)
I dont have a plan yet this Saturday. Want to go out but i guess my body will not allow me. This week, I had been to 2 place to training and visit customer in Sentul and Bogor.
So I guess i will stay at home, in front of laptop and start to write the blog. Its like a diary for me but you guys can read it :)
Happy lazy weekend. But i guess tomorrow i will go to watch German Film festival :)
aku dan musik klasik
Mungkin aku bukan seperti wanita kebanyakan lain. Jika
banyak orang terutama wanita suka dengan musik genre pop atau rock, tidak
begitu dengan aku. Aku sangat menyukai musik klasik. Entah bagaimana awalnya,
tau-tau aku jatuh cinta dengan karya Johann Pachelbel, Johann Sebastian Bach,
Wolfgang Amadeus Mozart, Beethoven dan Vivaldi.
Musik kalsik bagiku itu seperti “inner peace” dikala di
rumah. Nggak terlalu berisik, tenang, damai. Tapi bukan berarti aku nggak suka
musik pop, rock dan lainnya. Ada beberapa yang aku suka juga.
Kalau penasaran mengapa aku suka banget musik klasik, coba
dengerin salah satu karya komposer yang aku sebutin diatas deh. Pasti ketagihan
J
My work, my adventure
Jum at 19 Okt 2016
Meeting hari ini ke Bogor, di Lawang Gintung tepatnya.
Paling suka kalo meeting ke arah Bogor karena tempatnya adem, nggak seperti
Jakarta atau Tangerang yang panas banget. Keluar dari tol, kami belok ke arah
tempat makan pinggiran dulu. Meeting hari ini ber 4, dengan Fery, bu Lira dan
Dewi.
Meeting hanya berlangsung selama 1 setengah jam dan pukul 3
kami segera harus meninggalkan Bogor. Hujan deras kala itu. Akhirnya kami belok
ke arah Botani Square dan ke Coffee bean tea and leaf. Meneruskan kerja disitu.
Pulangnya, Dewi mengajak mampir ke RS Hermina Jatinegara
karena ada yang harus diurus disitu. Aku pun ikut. Disana, kami sempat melewati
ruang bayi. Bayi-bayi baru lahir diletakkan disana. Ya ampuunn.... bayinya
lucu-lucu. Box warna pink dan biru bertebaran.
Dan... aku sadar aku wanita. Suatu hari nanti, mungkin bayi
ku yang ada disitu. Bayi lucu.
Someday after i get married J
Sabtu, 08 Oktober 2016
Weekend gateway di Tegal
Perjalanan singkat ke Tegal
Weekend gateway minggu lalu kami (4 orang) yang merasa jenuh dengan kehidupan kota, memutuskan untuk melakukan perjalanan ke Tegal. Kami menggunakan kereta Tegal Express Ekonomi dengan ongkos IDR 49,000 di hari Sabtu pagi. Kereta sampai di Stasiun Tegal tepat pukul 14.30 sore. Sesampainya di stasiun Tegal, kami segera melanjutkan perjalanan ke arah Guci.
Dengan bermodalkan petunjuk dari internet, kami ngangkot dari Stasiun Tegal menuju Slawi. Ongkos kesana saat itu kami dikenai IDR 15,000 per orang (padahal di blog waktu itu kami baca cuma IDR 10,000 loh)
Dari Slawi, kami menggunakan angkot merah ke Guci. Perjalanan di tempuh selama 1 jam atau lebih. Awalnya sopir menawarkan kami untuk sampai ke Guci itu IDR 50,000 per orang. Tapi diantar sampai gerbang masuk. Kami pun setuju. Karena angkot dari Slawi yag berwarna merah ini memang rutenya tidak sampai Guci.
Tak Lama kami sampai di Guci. Tiket masuk per orang adalah IDR 6,400 per orang. Hujan agak rintik rintik dan adem sekali. Yang kami lakukan ketika turun angkot adalah mencari penginapan. Kami harus blusukan kala itu. Dapat penginapan untuk ber 4 itu IDR 200 rb semalam.
Kala itu sudah sore dan kami hanya menggunakan waktu itu hanya mencari makanan karena sejak turun dari kereta kami belum makan.
Malamnya kami berenang di pemandian air panas di dalam yang berbayar IDR 10,000 per orang. ada juga tempat pemandian yang gratis tapi penuhnya minta ampu. ya karena gratis kali ya.
Enakkknya berendam di air hangat sambil berenang malam itu. tak banyak yang berenang di situ malam minggu.
Esoknya kami melihat air terjun.
tidak terlalu istimewa sebenarnya air terjunnya. dan tak banyak obyek wisata di Guci ini. Setelah foto-foto di air terjun, kami segera pergi ke tujuan selanjutnya yaitu menuju Pantai Alam Indah. Kami Dijempaut oleh angkutan yang kemarin kami carter menuju Slawi dengan ongkos IDR 50,000. Dari Slawi kami ngangkot lagi dengan patungan IDR 30,000 per orang dengan rute Pantai alam indah lalu kembali ke stasiun. Dan inilah yang kami dapat di PAI.
Sayang pantainya sangat kotor karena banyak sampah dimana mana. Kelihatannya Tegal kurang berbenah untuk pariwisatanya. Sangat amat tidak nyaman ketika berkunjung ke tempat yang banyak sampahnya.
Kami pun balik ke stasiun dan pulang ke Jakarta dengan Tegal Express ekonomi. Sangat murah hanya IDR 49,000. Short weekend gateway.
Weekend gateway minggu lalu kami (4 orang) yang merasa jenuh dengan kehidupan kota, memutuskan untuk melakukan perjalanan ke Tegal. Kami menggunakan kereta Tegal Express Ekonomi dengan ongkos IDR 49,000 di hari Sabtu pagi. Kereta sampai di Stasiun Tegal tepat pukul 14.30 sore. Sesampainya di stasiun Tegal, kami segera melanjutkan perjalanan ke arah Guci.
Dengan bermodalkan petunjuk dari internet, kami ngangkot dari Stasiun Tegal menuju Slawi. Ongkos kesana saat itu kami dikenai IDR 15,000 per orang (padahal di blog waktu itu kami baca cuma IDR 10,000 loh)
Dari Slawi, kami menggunakan angkot merah ke Guci. Perjalanan di tempuh selama 1 jam atau lebih. Awalnya sopir menawarkan kami untuk sampai ke Guci itu IDR 50,000 per orang. Tapi diantar sampai gerbang masuk. Kami pun setuju. Karena angkot dari Slawi yag berwarna merah ini memang rutenya tidak sampai Guci.
Tak Lama kami sampai di Guci. Tiket masuk per orang adalah IDR 6,400 per orang. Hujan agak rintik rintik dan adem sekali. Yang kami lakukan ketika turun angkot adalah mencari penginapan. Kami harus blusukan kala itu. Dapat penginapan untuk ber 4 itu IDR 200 rb semalam.
Kala itu sudah sore dan kami hanya menggunakan waktu itu hanya mencari makanan karena sejak turun dari kereta kami belum makan.
Malamnya kami berenang di pemandian air panas di dalam yang berbayar IDR 10,000 per orang. ada juga tempat pemandian yang gratis tapi penuhnya minta ampu. ya karena gratis kali ya.
Enakkknya berendam di air hangat sambil berenang malam itu. tak banyak yang berenang di situ malam minggu.
Esoknya kami melihat air terjun.
tidak terlalu istimewa sebenarnya air terjunnya. dan tak banyak obyek wisata di Guci ini. Setelah foto-foto di air terjun, kami segera pergi ke tujuan selanjutnya yaitu menuju Pantai Alam Indah. Kami Dijempaut oleh angkutan yang kemarin kami carter menuju Slawi dengan ongkos IDR 50,000. Dari Slawi kami ngangkot lagi dengan patungan IDR 30,000 per orang dengan rute Pantai alam indah lalu kembali ke stasiun. Dan inilah yang kami dapat di PAI.
Sayang pantainya sangat kotor karena banyak sampah dimana mana. Kelihatannya Tegal kurang berbenah untuk pariwisatanya. Sangat amat tidak nyaman ketika berkunjung ke tempat yang banyak sampahnya.
Kami pun balik ke stasiun dan pulang ke Jakarta dengan Tegal Express ekonomi. Sangat murah hanya IDR 49,000. Short weekend gateway.
Langganan:
Postingan (Atom)



